Apa itu grooming kucing? Penjelasan Lengkap!

Ketika kamu memutuskan untuk mengadopsi kucing, kamu perlu menjadwalkan grooming. Kenapa? Tentu agar kucing tetap bersih terutama bebas dari kutu dan masalah bulu serta kulit yang sangat mengganggu.

Grooming adalah membersihkan atau merawat diri. Pada dasarnya, kucing bisa melakukan grooming sendiri dengan menjilati bulunya. Namun, kamu perlu melakukan perawatan tambahan mulai dari menyisir, membersihkan telinga dan mata terutama untuk kucing bulu panjang. Dengan begitu, bulu kucing tetap bersih, tidak bergumpal dan tubuh kucing terjaga kebersihannya.

Agar kamu semakin tahu dan bisa melakukan grooming sendiri di rumah, sini, saya kasih tahu informasi menarik.

Kebiasaan kucing grooming sendiri

Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, kucing pada dasarnya bisa ‘mandi’ sendiri. Caranya dengan menjilati tubuh seperti bagian kaki, perut, badan bagian samping.

Bagi kucing, kebiasaan itu sudah cukup dan bersih. Sayangnya, kebiasaan tersebut tidak cukup membuat kucing bersih. Bahkan, untuk kucing bulu panjang seperti persia, kebiasaan grooming kucing bisa menyebabkan hairball.

Jika tidak ditangani dengan baik, maka bisa menyebabkan gangguan pencernaan yang serius. Misalnya, muntah dan tidak

Karena hal tersebut, kamu perlu rutin untuk melakukan grooming kucing agar kucing terhindar dari hairball dan tentunya, kucing menjadi lebih bersih.

Untuk grooming, kamu bisa melakukannya sendiri di rumah, memanggil groomer atau membawanya ke tempat groomer.

Enak yang mana? Itu semua tergantung dari kebutuhan kamu.

Untuk jelasnya atau kamu bingung harus grooming sendiri atau tidak, cek tabel berikut. 

Grooming kucing
Di rumah (sendiri)Menggunakan jasa groomer
Keunggulan
Lebih hematDilakukan oleh groomer profesional
Bisa dilakukan kapan sajaLebih bersih secara menyeluruh
Membantu kamu meningkatkan skill groomingHemat waktu dan tenaga
Bisa lebih dekat dengan kucing kesayangan kamuCocok untuk pemula yang kurang yakin atau tidak bisa grooming sendiri
Kelemahan
Butuh perlengkapan dan peralatan grooming yang tidak sedikitButuh biaya yang besar. Rata-rata untuk grooming sekitar Rp50.000-Rp150.000
Perlu waktu dan tenaga apalagi jika kucing kamu galakBeberapa tempat, perlu untuk membuat janji dulu sebelum grooming
Kurang cocok untuk pemula apalagi yang takut untuk grooming kucingKucing bisa stress
Hasilnya bisa kurang bersih 
Butuh bantuan orang lain dan tempat khusus apalagi jika kucing kamu ukurannya besar dan takut air 

Lalu, apa itu grooming?

Grooming berasal dari kata groom yang artinya merawat atau mengurus diri. Jadi, grooming adalah aktivitas perawatan atau mengurus diri.

Pada kucing, grooming termasuk menyisir bulu, memotong kuku, memandikan, hingga merapikan bulu kucing.

Kenapa perlu melakukan grooming? Saya sudah menjelaskannya sedikit di atas, kalau grooming bisa membantu mengatasi hairball.

Selain itu, karena alasan inilah, kamu perlu grooming kucing secara teratur:

  • Menjaga bulu kucing tetap sehat, berkilau dan tidak rontok.
  • Menghilangkan penyebab dan gangguan kesehatan pada kucing dari luar, misalnya jamur.
  • Menjaga agar kucing tetap sehat dan menggemaskan.
  • Agar kucing kamu tetap merasa nyaman apalagi saat cuaca sedang panas.
  • Mengurangi hairball.
  • Membantu mempererat hubungan antara pemilik dan kucingnya.

Waktu untuk grooming kucing

Lalu, kapan waktu grooming yang tepat? Apakah setiap hari? Seminggu sekali atau beberapa minggu sekali?

Kamu bisa grooming kucing setiap 1x dalam seminggu.  Ada juga yang berpendapat, kucing perlu dimandikan 1 kali per 4-6 minggu.

Walaupun begitu, sering tidaknya grooming tergantung karena beberapa faktor, diantaranya:

  • Lingkungan tempat kucing kamu hidup dan main. Jika kucing kamu outdoor, maka kucing butuh mandi lebih sering dibandingkan dengan kucing indoor.
  • Panjang pendeknya bulu kucing. Jika kucing kamu berbulu panjang, maka perlu perawatan yang lebih kompleks dibandingkan kucing bulu pendek.
  • Perilaku kucing, apakah kucing bisa grooming sendiri atau tidak. Jika tidak, maka kamu perlu grooming lebih teratur.
  • Besar kecilnya ukuran kucing. Kamu perlu grooming teratur kucing dengan badan besar karena bisa jadi, kucing tidak dapat menjangkau area tubuh tertentu. 
  • Tingkat aktivitas. Semakin tinggi aktivitasnya, maka kucing semakin perlu untuk grooming teratur.
  • Ada tidaknya masalah kesehatan, seperti masalah kulit dan kutu. Jika iya, maka perlu grooming yang lebih teratur dan sering.

Tahapan grooming yang tepat

Sebelum kamu grooming, kamu perlu memperhatikan usia kucing ya. Hindari untuk memandikan kucing saat usianya di bawah 2 bulan.

Setelah itu, kamu bisa melakukan cara berikut:

1. Mempersiapkan peralatan grooming sendiri

Saat kamu hendak grooming di rumah, siapkan peralatan dan perlengkapan tersebut, yaitu:

  • Sisir.
  • sampo khusus kucing.
  • Pemotong kuku.
  • Pembersih telinga.
  • Handuk.
  • Blower atau hair dryer.
  • Potong kuku kucing kamu

Jika peralatan sudah siap, kamu bisa mulai memotong kuku kucing sambil sesekali mengajak bercanda. Tujuannya agar kucing tidak stress.

Ketika kamu memijat tubuh kucing, kamu bisa mengecek kondisi kucing. Misalnya, adakah luka yang perlu diobati atau tidak? Dengan begitu, kamu bisa menangani luka kucing lebih dahulu sebelum dimandikan.

Setelah itu, potong kuku kucing kamu. Selain agar terlihat rapi dan tidak mencakar perabotan rumah, dengan cara ini kamu akan lebih aman saat grooming.  Setidaknya kamu akan meminimalisir luka cakaran saat grooming.

Jika kamu masih takut atau ragu, apalagi kucing kamu tergolong agak agresif, kamu bisa kok menggunakan sarung tangan.

Saat memotong kukunya, kamu perlu berhati-hati. Jangan sampai kamu memotong daging dalam pada kuku. Untuk lebih detailnya, ikuti panduan cara memotong kuku kucing ini.

Tips memotong kuku kucing saat grooming
Panduan memotongan kuku kucing dengan benar

2. Sisir bulu kucing dan bersihkan telinga

Jangan lupa untuk menyisir bulu kucing agar:

  • Bulu tidak rontok.
  • Tidak ada bulu yang kusut.
  • Mengurangi kotoran yang menempel pada bulu.

Jika saat menyisir kamu menemukan bulu kusut, maka jangan ragu untuk segera menggunting dan merapikannya ya.

Saat menyisir, lakukan secara perlahan dan searah mengikuti arah dari pertumbuhan bulunya.

Setelah itu, bersihkan telinga dari noda hitam atau kecoklatan yang biasanya ada di dinding telinga. Kamu bisa menggunakan kapas yang sudah ditetesi baby oil atau VCO.

Untuk kotoran yang tidak bisa dibersihkan atau agar bersih menyeluruh, kamu bisa menggunakan obat tetes khusus. Misalnya Vet Otic Ear Mites.

3. Mulai memandikan kucing

Di tahap ini kamu mungkin mulai deg-degan apalagi ketika tahu kucing kesayangan takut dan benci dengan air, iya kan? Tenang, karena saya juga merasa begitu.

Untuk memandikan kucing kesayangan, kamu perlu menggunakan air hangat. Setelah itu, isi bak atau ember dengan air hangat. Pastikan airnya tidak lebih tinggi dari perut kucing agar kucing kamu tidak ketakutan.

Kalau kamu punya shower dan water heater, kamu bisa memanfaatkannya. Namun, pastikan kamu memperhatikan tekanan shower agar kucing kamu tidak kaget dan takut.

Bagaimana jika tidak ada bak? Kamu bisa menggunakan wastafel yang diisi dengan air hangat dan pastikan wastafel kamu bersih ya.

Saat hendak memasukkan kucing ke air, pastikan kamu menenangkan kucing lebih dulu. Setelah itu, secara perlahan turunkan ke bak mandi. Agar lebih aman, pegang tengkuk kucing kamu ya.

Secara perlahan, basahi tubuh kucing dan hindari bagian mata dan telinga agar tidak menyebabkan infeksi. Untuk bagian wajah, kamu hanya perlu membersihkan area mulut dan sekitar mata menggunakan handuk basah.

Setelah itu, tuangkan sampo ke tubuh kucing. Pastikan jika area tersebut mudah untuk kamu raih sehingga kamu bisa membaurkan sampo ke area badan lainnya. Seperti ekor, perut, kaki, kepala.

Jika sudah bilas kucing kamu hingga bersih dari sampo. Apa sudah selesai? Belum.

Kamu perlu menyisir tubuh kucing untuk membersihkan kutu. Jika perlu, gunakan obat kutu misalnya Detick.

4. Mengeringkan bulu kucing kesayangan

Ketika proses mandi sudah selesai, kamu perlu mengeringkan kucing sesegera mungkin. Untuk mengeringkan bulunya, peras terlebih dahulu air yang ada di bulu. Dengan begitu proses pengeringan menjadi lebih cepat.

Kemudian, gunakan handuk untuk mengeringkan bulunya sebelum kamu menggunakan pengering seperti blower atau hair dryer. Hati-hati saat mengeringkannya karena suara keras dari hair dryer atau blower bisa menakuti kucing.

Bagaimana jika tidak punya alat pengering? Kamu bisa mengeringkan bulu kucing di bawah sinar matahari sambil sesekali menggosok bulu dengan handuk.

Kamu bisa menggunakan sisir untuk mempermudah proses pengeringan terutama di bagian dalam bulu. Jika kamu biarkan lembab, kucing akan merasa tidak nyaman dan bisa memicu jamur.

Agar kucing kamu tidak stress dan trauma, jangan lupa beri reward. Misalnya dengan mengajak kucing bermain, memberi snack hingga membelai kucing kesayangan.

Jadi, sudah tahu kan apa itu grooming kucing dan sedikit tata caranya. Kalau kamu ada penjelasan lain atau ingin menambahkan informasi, jangan ragu untuk langsung berkomentar ya.